Menikmati Proses
Ga sengaja baca tulisannya Yudha (anak Manajemen UI A’06) di The Campus edisi ….? (aq lupa..he..), di sana nyinggung masalah kebahagiaan. Klw Aristoteles membahasakannya dg Eudaemonia, kebahagiaan atw eudaemonia itu kemudian diterjemahkan dengan “hidup yg nikmat”.
Siapa sih yg ga mw bahagia dalam hidup ini? Siapa jg yg ga mw merasakan hidup yg nikmat itu… Cuma permasalahannya sekarang, gimana caranya kita bisa ngrasa bahagia apa ga atw apa yg bisa qt pakai untuk bs menentukan nikmat atw ga-nya hidup yg kita jalani…
Jadi keingetan sama tulisannya Miranda Risang Ayu waktu masih nulis di Resonansi Republika, satu waktu dia nulis (aq lupa lagi kapan, duh daya ingatku emg payah), di awal tulisannya itu, dia nanya “sudahkah kita merasa bahagia pagi ini?” Klw pertanyaan ini kita tanya ke setiap orang yang kita temui, bisa jadi kita akan mendapatkan respon yang berbeda. Setidaknya, sebelum menjawab, orang-orang itu akan berfikir sejenak, mencoba merasa setiap yg sudah dilaluinya, apakah memang kebahagiaan sudah didapatnya atw blm.
Tapi jujur, klw aq yg ditanya skg ini, insya 4JJI jawabanku : “Ya, saya BAHAGIA. Alhamdulillah”
Soalnya, klw menurut aq sendiri, bahagia itu bukan soal bagaimana kita mendapatkan “hidup yg nikmat” tapi justru sebaliknya bagaimana kita bisa “menikmati hidup”….
Jadi, kalau pun saat ini, aq sudah mengalami berbagai jenis penolakan (baik itu ditolak wktu ngelamar calon istri… sampe ditolak lamaran kerja, he…), tp aq masih bisa menikmati semua itu… sebagai sebuah proses yg emg musti aq jalani…..
Hidup itu proses… klw sebelumnya aq sempet nulis soal menanam pohon mangga… maka pohon itu ga akan tiba2 begitu aja berbuah mangga… ada suatu proses yg musti dilalui. Sama jg kan hidup yg qt jalani skg.. semuanya berproses.
Justru dari sini, kita bisa merasa klw hidup ini sesungguhnya indah. Klw smua lempeng-lempeng aja, ga ad seninya, ga akan keliatan indah…
Ngomongin soal indahnya hidup, kebetulan ad MP3nya Reza M Syarif feat Habib Abdullah Ahmad Assegaf yg mbahas soal ini. Aq kutip sedikit, “untuk memahami indahnya hidup ini.. dengan mudah sebetulnya, bahwa yang pertama kita mw menghilangkan keluhan-keluhan…. kalau manusia memandang segala sesuatu indah maka akan terwujudlah keindahan dihadapannya….”
Nambah lagi dari Iliyah Abu Madi’, “Hai orang-orang yg mengeluh, apa yg patut kau keluhkan dalam hidup ini? Semuanya ada. Kalau engkau memandang sesuatu itu indah, maka akan terwujudlah keindahan dihadapanmu. Tapi sayangnya engkau memandang sesuatu itu buruk, maka buruklah sesuatu itu. Karena mata dapat memandang, tetapi hati dilumuri dg keburukan.. maka tak akan terwujudlah keindahan itu..”
So, temen2ku semuanya, “sudahkan merasa bahagia hari ini?”
nt kok bisa sering-sering posting di bolog nt, ya? aku jg pake blog.com tapi kok suswa bgt diakses. itu makanya lama bgt blogku ga aku isi. cerita dunk.
waktu di KKI nt disektor mana?
san, inyong wong clacap kiye…
priwe kabare?wis suxes y?syukurlah! alhmdllh!
lebaran g mudik neh? msh di borneo?
salam aja bwt mas langgeng dechh,n lam bwt smua pgawe2 smu1 yg msh contact2
lam jg bwt sdulur2 kabeh…….
arjuna_wiwaha45@yahoo.com